KH Syafaat: Sinergitas Jadi Kunci Kemandirian NU

Musyawarah Kerja I oleh MWC NU Kec. Turen Kab. Malang. (Foto : nukita.id)

NUKITA.ID, MALANG – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC-NU) Kecamatan Turen terus berkomitmen wujudkan kemandirian NU. Hal ini disampaikan oleh ketua MWC-NU Turen, Kyai Syafaat Muhammad saat melakukan musyawarah kerja I (Musker I), Minggu (13/9).

Menurut Kiai Syafaat, komitmen kemandirian ini dibangun untuk memenuhi salah satu amanah Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) Jombang yaitu, peningkatan bidang ekonomi yang berbasis keummatan.

"Sudah saatnya NU itu mandiri karena dengan kemandiran itu, kita tidak tergantung dengan siapapun, tidak tergantung dengan personal, tidak tergantung dengan hiruk piruk perpolitikan yang ada," jelasnya.

Kemandirian, kata Kiai Syafaat, merupakan satu hal yg mendasar dalam berorganisasi. kemandirian akan membawa dan mengangkat martabat jam'iyah Nahdlatul Ulama (NU).

"Jangan terlalu bergantung kalau tidak ingin suatu saat digantung. Bukan berarti NU menolak sumbangsih bantuan dari pihak luar tapi sekali lagi dg mandiri NU akan lebih bermartabat dan lebih terhormat," lanjutnya.

Meski begitu, Kiai Syafaat tidak memungkiri jika menciptakan suatu kemandirian Nahdlatul Ulama tidaklah mudah. Hal ini terjadi karena NU pada dasarnya merupakan semangat khidmat.

"Memang berat berbicara ekonomi di NU, berbeda berbicara tentang dakwah dan pendidikan di NU, tentang sosial juga lebih mudah. Tapi jika sudah berbicara tentang ekonomi ini sangat berat, karena NU adalah semangat khidmat sementara ekonomi itu kita harus bersikap profesional, jadi harus memadukan profesionalitas dan khidmat, itu yg sulit," paparnya.

Oleh karena itu, ia berharap bawah antara lembaga, antara banom itu tidak dalam rangka untuk bersaing, tidak dalam rangka untuk membangun lembaga masing-masing, tapi dalam rangka untuk membangun bersama-sama.

"MWC dalam hal ini eksekutor dalam pelaksanaan adalah lembaga, Bagaimana bisa memberdayakan dan memaksimalkan peran lembaga itu yg tidak lalah penting, karena NU tanpa adanya pergerakan lembaga tidak akan mampu. Sinergitas itu yg tidak kalah penting, sehingga tidak hanya bersifat sektoral membesarkan kamarnya sendiri-sendiri tapi membesarkan rumah besarnya yaitu jam'iyah nadlatul ulama," tutupnya.(*)

Comments